“DAMPAK-DAMPAK REVOLUSI INDUSTRI 4.0 PADA INDUSTRI PARIWISATA”

Revolusi industri keempat merupakan keadaan  indutri pada abad ke-21 yang telah melalui perubahan besar-besaran di berbagai bidang dalam aspek kehidupan. Prubahan ini juga mrupakan perpaduan teknologi yang mengurangi sekat-sekat antara dunia fisik, dunia digital, dan dunia biologi.

Revolusi sendiri ditandai dengan kemajuan teknologi dalam berbagai aspek bidang kehidupan. Kemajuan teknologi sudah sangat cepat, berbagai terobosan terbarukan pun terus terumus oleh kemajuan teknologi ini. Contoh dari terobosan yang sudah tercipta akibat kemajuan teknologi yaitu, kecerdasan buatan, robot, blockchain, teknologi nano, lomputer kuantum, bioteknologi, internet og things, percetaka 3D, dan kendaraan tanpa awak yang sangat mengagetkan dunia militer.

Sebagaimana revolusi yang sudah terjadi terdahulu,  revolusi industry keempat mampu berpotensi meningkatkan kualitas dan kuantitas hidup masyarakat di seluruh permukaan dunia. Tetapi kemjuan industri keempat ini banyak membawa kekhawatiran bagi sebagaian masyarakat. kekhawatiran ini tercetus akibat kemajuan di bidang otomatisasi dan kecerdasan buatan yang sangatlap pesat. Banyak orang takut akan mesin-mesin yang memiliki kecerdasan buatan akan mengambil alih pekerjaan yang saat ini ditangani oleh manusia. Jika dilihat dari revolusi sebelumnya, revolusi-revolusi yang telah lewat masih dapat menghasilkan lapangan pekerjaan bagi manusia untuk mengantikan pekerjaan yang sebelumnya diambil alih oleh mesin. Sementara di revolusi industri keempat ini kemajuan kecerdasan buatan dan otomatisasi dapat menggantikan tenaga kerja manusia secara keseluruhan yang digantikan oleh teknologi dan robotik.

 Industri pariwisata sendiri dapat diartikan sebagai sehimpunan bidang usaha dan jasa yang menghasilkan berbagai jenis barang dan jasa yang diperlukan oleh seseorang yang akan melakukan perjalanan wisata kesuatu daerah.

 UNWOT (united nations world tourism organitation) pernah mengemukakan industri pariwisata itu sendiri meliputi akomodasi untuk penunjang, kegiatan makanan dan minuman, angkutan penumpang, agen perjalanan wisata, dang berbagai jenis kegiatan reservasi lainnya termasuk kegiatan budaya, kegiatann olahraga, dan kegiatan hiburan. Hal tersebut dijelaskan pada pergelaran International Recommendations For Torism Statistics 2008. Sedangkan menurut undang-undang pariwisata no 10 tahun 2009 menyebutkan bahwa, industry pariwisata adalah kumpulan usaha kepariwisataan yang saling terkait dalam rangka menghasilkan barang ataupun jasa bagi pemenuhan kebutuhan wisatawan dalam penyelenggaraan pariwisata.

Ruang lingkup industri pariwisata juga menyangkut berbagai jenis sektor ekonomi. Adapun aspek-aspek yang terdapat dalam industri pariwisata itu sendiri yaitu: 1) Restoran. Didalam bidang  restoran yang menjadi perhatian penuh merupakan kualitas pelayanan baik dari segi mkanan maupun teknik pelayanan yang digunakan saat melayani para tamu.  Disamping hal tersebut kandungan gizi makanan, kesehatan makanan, adanya makanan-makanan baru baik tradisional maupun luar, serta lingkungan restoran juga sangat penting. 2) Penginapan. Penginapan atau yang banyak kita kenal dengan istilah home stay yang meliputi hotel, motel, resort, dan wisam.

 Adapun hal-hal yang harus diperhatikan dalam pengembangan penginapan ini yaitu strategi pemasaran, pelayanan saat menginap, integrasi dan restoran. 3) Pelayanan perjalanan. Pelayanan perjalanan meliputi biro-biro perjalanan, paket perjalanan, perusahaan incentive travel dan receptionis service. 4) Transportasi merupakan sarana prasarana angkutan wisata yang digunakan pergi ke tempat objek wisata seperti mobil, bus, motor, pesawat udara, kereta api dan kapal laut. 5) Pengembangan DTW (daya tarik wisata). Pengembangan ini dapat berupa penelitian pasar, penelitian pasang, kelayakan kawasan wisata, arsitektur bangunan, engginering, dan lembaga keuangan. 6) Fasilitas rekreasi. Meliputi pemanfaatan ruang-ruang kosong milik Negara seperti taman-taman milik Negara, tempat perkemahan, ruang konser, teater, dan lain-lain. 7) Atraksi wisata ini meliputi taman, museum, hutan lindung, keajaiban alam, agrowisata, kegiatan seni dan budaya.

Dampak dari revolusi industri 4.0 bagi idustri pariwisata sendiri saat ini masih berusaha dimanfaatkan sebaik mungkin oleh pemerintah.

Adanya dorongan dari pemerintah untuk membentuk Pariwisata 4.0 juga sangat tinggi. Mentri Pariwisata Arief Yahya mengatakan pentingnya perkembangan teknologi dan juga mendorong sektor pariwisata  di Indonesia. Hal itlah yang membuat industri pariwisata 4.0  didorong agar membawa hasil signifikan pada sektor pariwisata.  Revolusi bidang digital pada bidang pariwisata dikenal dengan istilah pariwisata 4.0. keberhasilan penerapan sebuah teknologi membutuhkan kehadiran unsur kunci lainnya seperti sumber daya manusia, hubungan kerja, da berbagai informasi deskriptif maupun preskriptif yang membat teknologi itu mampu untuk berkerja. Oleh karena itu penyongsongan Pariwisata 4.0 ini sangat penting disebarkan melalui media soasial yang kini sudah banyak penggunanya sehingga melalui media social diharapkan mampu mempromosikan destinasi wisata di Indonesia.

Bali semdiri disebut mampu mendongkrak lagi pontensi wisatanya dengan cara merangkul teknologi digital ini. Mengingat bali memiliki banyaknya desa-desa wisata maka pemanfaatan teknologi Big Data meliputi pendataan potensi-potensi desa wisata yang ada di bali dan dikaloborasikan dengan  beragam data yang terkait dengan wisatawan.

Alibaba Cloud yang memberikan pelatihan dan juga contoh kepada masyarakat dan juga pebisnis bagaimana Big Data mampu berperan untuk membuka potensi bisnis Bali yang selama ini belum terlalu terkenal di dunia pariwisata. Alibaba sendiri memiliki program Champion Global Accerlerator yang didalamnya terdapat 300 perusahaan dan kalangan professional. Pelatihan ini sendiri didukung dengan teknologi Alibaba Cloud.

Hal ini membuktikan dampak dari revolusi industry 4.0 terhadap industry pariwisata sangatlah bagus, karena industry pariwisata mampu memanfaatkan hal tersebut untuk membangkitkan dunia pariwisata itu sendiri.

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started